Logo Sekolah

SMA ISLAM AL - KAMAL

SIAP Web Sekolah SMA ISLAM AL – KAMAL

Berita Terbaru

Rakor Kepala Dinas Pendidikan Kab./Kota Tentang BSM APBN-P 2013

July 30, 2013 by   - dibaca 298 kali tinggalkan pesan

Jakarta. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Kepala Dins Pendidikan Provinsi di seluruh Indonesia. Acara diselenggarakan mulai hari jumat tanggal 26 Juli ’13 dengan hari minggu 28 juli ’13 di Hotel Sahid, Jakarta. Agenda yang dibicarakan dalam rakor adalah progres report pengumpulan data siswa yang memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS), baik siswa SD, SMP, SMA, dan SMK sebagai siswa calon penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) APBN-P 2013. Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbud Bapak Ainun Na’im, didampingi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Hamid Muhammad dan seluruh Direktur dari Direktorat Pembinaan SD, SMP, SMA, dan SMK.

Turut hadir dalam acara rakor adalah Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) dan Direktur atau yang mewakili dari seluruh Bank Pembangunan Daerah yang ada di seluruh Indonesia. Setelah acara pembukaan, malam itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara para Direktur di Kemdikbud dengan para Direktur di Bank Pembagunan Daerah. Dalam PKS disebutkan bahwa Bank Pembangunan Daerah ditunjuk sebagai Lembaga Penyalur BSM untuk seluruh siswa penerima BSM.

Hasil yang diharapkan dalam rakor tersebut adalah data siswa yang memiliki kartu KPS. Setiap kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menyerahkan data yang dibawanya untuk diveriviksi dan diolah oleh tim teknis masing-masing direktorat. Tidak semua Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membawa data siswa yang diharapkan. Untuk siswa SMA sendiri, hanya 137 (27.6%) Kabupaten/Kota yang terkumpul, lainnya tidak membawa data siswa SMA sama sekali. Dan dari 137 kabupaten/Kota yang mengumpulkan, data siswa SMA yaang dibawa tidak mencukupi kuota yang telah diberikan sebelumnya. Rata-rata mereka hanya membawa data siswa SMA pemilik KPS 19.8 % dari kuota. Alasan mereka bermacam-macam, diantaranya Dinas belum memahami mekanisme siswa penerima BSM APBN-P 2013,Sekolah belum mengumpulkan data KPS dari siswa yang memiliki KPS, Siswa belum mendaftarkan ke sekolah dimana mereka belajar, Rumah tangga miskin (RTM) belum menerima Kartu KPS.Rekapitulasi selengkapnya dapat dilihat dalam tabel.

.Tabel BSM

 

Tinggalkan Pesan
Name (required)
Email (required)
Website
Captcha
Enter text above
Layanan ini diselenggarakan oleh TELKOM SOLUTION untuk dunia pendidikan di Indonesia. Mari kita majukan
bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna pada dunia pendidikan Indonesia.